Memahami Karakter Anak Melalui Golongan Darah

Menjadi orang tua bukan lah perihal yang mudah, sebab menjadi orang tua merupakan tanggung jawab yang besar. Anak adalah titipan tuhan yang harus dijaga dengan baik, merawat anak tak hanya harus memberi makan sampai besar, menyekolahkan anak, dan memberi pakaian yang baik, tapi merawat anak juga anda harus bisa menjadi orang tua yang tak hanya sebagai orang tau namun bisa menjadi sahabat bagi sang anak, bisa menjadi panutan dan contoh yang baik kepada anak, dan bisa membangun karaktek anak agar menjadi pribadi yang baik

Buat dapat membangun kepribadian anak orang tua haruds bisa memahami gimana karakter anaknya, tiap anak diciptakan mempunyai kepribadian yang berbeda beda bahkan anak kembar siam juga mempunyai kepribadian berbeda, salah satu cara yang dapat anda amati melalui golongan darah, sebab lewat golongan darah juga dapat memahami kepribadian anak ataupun seorang, biasanya golongan darah bisa sama dengan watak, kepribadian, kebiasaan.

Karakteristik Golongan Darah

Golongan Darah A
Anak yang bergolongan darah A sangat taat peraturan, penurut, takut pada resiko dan akan menghindari konflik, golongan darah A ini gampang diarahkan, sangat berhati hati dalam segala hal membuat dia dipercaya untuk mengerjakan sesuatu hal yang memerlukan ketelitian. Kepribadian positif yang dimilikinya ialah tenang, berkepala dingin, serius, tidak hanya itu ia juga cenderung tertutup, karna sifatnya yang tertutup ini membuat dia tidak banyak mempercayai banyak perihal. Ia banyak mengalah dan mementingkan perasaan orang lain. Bila anda mempunyai anak yang bergolongan darah A, berilah pemahaman detail pada disaat anda menyuruh anak melakukan sesuatu

Golongan Darah AB
Anak bergolongan darah AB ini terbilang langka, karena mempunyai kepribadian yang unik, pola pikirnya sangat berbeda tidak umum, sifat menonjol dari golongan darah AB ini yaitu misterius dan pinplan. Tak mudah untuk menebak atau memahami pemikiran dia, anak bergolongan darah AB tidak suka ada orang yang ikut campur masalah pribadinya, terkecuali ia memberi izin. Walaupun AB ini suka bergaul, namum lebih cenderung suka menyendiri. Untuk orang tua yang memiliki anak dengan golongan darah AB sering lah bertanya jika anda tidak mengerti apa yang dimaksud oleh anak anda

Golongan Darah B
Untuk anak bergolongan darah B ini sangat berbeda sekali dengan anak bergolongan darah A, anak bergolongan darah B ini sangat tidak suka dengan aturan dan tidak suka dengan suatu kegiatan yang sama terus menerus sebab memang golongan darah B ini tipe yang mudah bosen. Sifat menonjol dari golongan darah B ini yaitu kreatif, tertarik dengan banyak hal dan rasa ingin tahu yang tinggi, golongan darah B ini terbilang cukup santai menikmati hidupnya, anak bergolongan darah B sangat tidak suka ditekan, jangan heran kalau anda menekan B, dia malah melawan, jangan sesekali anda meremehkan golongan darah B, karna akan melihat pembuktian dari B bahwa dia sanggup dan bisa. Jika anda mempunyai anak bergolongan darah B, jangan terlalu menekan dan membatasi, biarlah dia mengeksplor dunianya sendiri, cukup memberi penjelasan resiko apa yang akan dia dapatkan dengan melalukan hal yang dia inginkan

Golongan Darah O
Anak dengan golongan darah O ini sangat aktif dan semangatnya yang berapi-api, selalu ingin tahu banyak hal dan pintar membuat alasan, anak bergolongan darah O ini tidak suka sendiri, maka dari itu jangan heran ketika pertama masuk sekolah dia sudah bisa punya banyak teman. Sifat anak golongan darah O ini pemaaf, berjiwa pemimpin,murah hati, tapi terkadang juga mudah menghakimi dan keras kepala. Jika anda memiliki anak bergolongan darah O, jangan memerintah ketika anda ingin ia melakukan sesuatu, cukup memberi tahu baik baik, ketika anak sedang marah, berilah waktu untuk dia menenangkan dirinya

Seperti itu lah beberapa penjelasan mengenai karakter anak berdasarkan golongan darah, anda bisa menyesuaikan pola asuh untuk anak anda dengan karakter sang anak. Mengapa pola asuh sangat penting, memang setiap orang tua memiliki pola asuhnya masing masing, namun jika anda salah menerapkan pola asuh kepada anak akan berpengaruh juga terhadap karakter anak ketika sudah besar nanti. Seperti jika anda menerapkan pola asuh suka membentak anak, suka memberi hukuman fisik, suka membanding-bandingkan, itu akan berdampak pada anak menjadi pribadi yang tidak percaya diri